Minggu, 22 Maret 2015

Perawatan Komputer

Perawatan Komputer

Cara Merawat Komputer atau Tips Perawatan Komputer, khususnya CPU biasanya hanya akan dilakukan setelah terjadi keluhan atau kerusakan. Kayaknya hal ini kurang tepat. Dalam pemakaiannya seharusnya dilakukan perawatan komputer secara berkala baik pada CPU maupun monitor. Sebenarnya ada beberapa hal mendasar yang sering kita lupakan kaitannya dengan cara merawat komputer atau tips perawatan komputer atau PC, yang dapat menyebabkan terjadinya kerusakan pada komputer.
Pertama dilihat dari sudut Hardware :
  1. Konsentrasi debu yang menempel pada perangkat di dalam CPU maupun Monitor. Khususnya pada komputer (PC) yang ditempatkan di ruang terbuka. Konsentrasi debu tinggi akan menyebabkan koneksi pada soket peripheral terganggu. Selain itu pada saat musim penghujan atau suhu lembab debu akan menyerap uap air dan bersifat seperti konduktor yang dapat menghubung singkat (konsleting). Selain itu juga mengakibatkan lapisan isolator pada PCB terkelupas sehingga menyebabkan korosi pada jalur tembaga. Kalau ini terjadi, maka perawatan komputer akan lebih sulit karena tidak ada cara lagi selain mengganti peripheral.
  2. Pendinginan. Pada beberapa jenis komputer khususnya komputer jadul memiliki suhu prosessor yang cukup tinggi namun memiliki cara pendinginan yang saya rasa masih kurang
  3. Space Harddisk yang tidak proporsional. Harddisk ukuran 80GB tentunya tidak proporsional kalau hanya ada 2 partisi masing-masing 40GB C dan D. Padahal pemakaian System C tidak lebih dari 10 GB.
  4. Pemasangan peripheral yang kurang pas atau kurang kokoh. Biasanya ini sering terjadi pada PC rakitan lokal. Sering cara pemasangan Motherboard atau peripheral lainnya dengan sekrup yang tidak lengkap atau kurang kencang. Ini yang sering terlewatkan dalam cara merawat atau tips perawatan komputer. Hal ini bisa berakibat fatal
  5. Cara pemasangan soket yang kurang nancap, maksudnya kurang mantap atau kurang mak sleeppp… ini juga bisa berakibat fatal.
  6. Kondisi Power Suply. Ini sering lolos perhatian saat kita merawat komputer. Pada pemakaian yang sudah lama, kebanyakan power suply akan mengalami retak-retak pada solderan komponennya.
  7. Kapasitas Daya Power Supply yang kurang memadai
  8. Tidak Menggunakan Stavolt. Banyak orang yang meremehkan penggunaan stavolt maupun pemilihan jenis dan kualitas stavolt
  9. Suhu ruangan. Suhu ruangan ideal untuk PC sekitar 19 derajat Celcius
  10. Listrik yang sering drop/mati atau kurang daya. Hal ini akan menyebabkan komputer mati secara mendadak tanpa proses Shutdown
  11. Kondisi fisik solderan, ini khusus pada Monitor. Kebanyakan kerusakan monitor disebabkan oleh solderan yang retak atau lepas akibat usia dan panas yang ditimbulkan selama pemakaian. Ini juga yang hampir pasti terlewatkan dalam cara merawat komputer atau tips perawatan komputer atau PC
Kedua dilihat dari sudut Software :
  1. Tidak sesuainya OS, Aplikasi dan volume data dengan spesifikasi Komputer yang digunakan.
  2. Sering menggunakan komputer untuk game-game kelas berat… wah2… kayak tinju saja. Menjalankan game pada PC akan banyak menghasilkan space-space Fragment dan file-file temporary yang memperlambat kinerja komputer
  3. Virus. Adanya virus dapat menyebabkan lambatnya akses pada komputer dan rusaknya system atau data. Bahkan dalam kondisi ekstrim dapat menyebabkan komputer macet/hang. Kalau sudah macet tidak ada cara lain selain menekan tombol Restart pada CPU. Apabila ini sering terjadi otomatis CPU sering mati tanpa proses ShutDown yang berarti akan memperpendek umur komputer khususnya Harddisk. Biasanya virus ditularkan melalui Flashdisk dan Internet bagi PC yang sering terkoneksi Internet. Selain itu tips pemilihan anti virus yang kurang tepat juga dapat mempengaruhi kinerja komputer.
Dengan mengetahui hal-hal di atas maka untuk mengantisipasinya perlu dilakukan cara merawat komputer atau tips perawatan komputer atau PC secara total sebagai berikut :
  1. Bersihkan debu yang menempel pada motherboard dan peripheral lain di bagian dalam CPU dengan kuas cat ukuran sedang dan kecil untuk sudut dan celah-celah yang sempit. Lakukan juga pada Power Suply dengan cara membuka casing/box power suply terlebih dahulu dan perhatikan solderan-solderannya apakah perlu dilakukan penyolderan ulang.
  2. Gunakan udara bertekanan tinggi (kompressor) supaya peripheral benar-benar bersih dari debu. Atau cukup dengan Hair Dryer (pengering rambut). Tapi ingat atur pada suhu rendah supaya peripheral tidak meleleh.
  3. Lepas dan pasang kembali soket-soket peripheral. Hal ini untuk menjamin koneksi yang sempurna pada konektor-konektor peripheral… cukup sekali saja setiap perawatan PC.
  4. Ingat, Jangan menggunakan cairan Contact Cleaner dalam membersihan soket-soket konektor peripheral karena cara tersebut salah besar. Cairan Contact Cleaner sulit sekali (sangat lama) kering dan justru membuat debu mudah menempel.
  5. Perhatikan cara pemasangan Motherboard dan peripheral lainnya apakah ada skrup yang masih kurang atau kendor. Lengkapi dan kencangkan skrup-skrup tersebut
  6. Sesuaikan OS dan Aplikasi dengan spesifikasi komputer dan jangan menyimpan data terlalu besar pada Harddisk. ini akan memperberat kinerja PC
  7. Buatlah partisi Harddisk yang proporsional. Misal Harddisk 80GB dengan Space Used C tidak lebih dari 5GB akan lebih baik kalau kita buat 3 partisi dengan 10GB untuk C, 35GB untuk D dan 35GB untuk E. Dengan demikin akses untuk System dan loading data akan lebih cepat.
  8. Jangan gunakan PC untuk game-game berat kecuali kalau memang komputer Anda dirancang untuk Game. Kalau memang maniak Game, gunakan saja Playstation.
  9. Gunakan Antivirus yang sesuai dan selalu Update, kalau perlu tiap hari Update… saya paling suka pakai Avira profesional 9.0 yang gratis…. yang penting Update paling tidak tiap 5 hari… Dengan adanya antivirus yang selalu update akan meringankan cara merawat komputer atau tips perawatan komputer atau PC kita.
  10. Gunakan stavolt yang berkualitas. Banyak sekali stavolt murah dan murahan yang hanya bisa mengantisipasi perubahan tegangan PLN yang sempit. Biasanya stavolt seperti ini meski secara fisik ukurannya standar tapi sangat ringan dan tidak meyakinkan. Saya cenderung memilih stavolt dengan Servo Motor karena memiliki stabilisasi yang bagus. Namun ada juga Stavolt sistem Relay yang bagus tapi sekarang kayaknya sangat sulit diperoleh.
  11. Gunakan Pendingin Ruangan untuk PC… atau kalau tidak memungkinkan bisa dikompensasi dengan cara pemasangan Sirip Pendingin dan Coolling Fan Ekstra apabila suhu processor dirasa terlalu tinggi diatas 36 derajat Celcius. Khususnya ini terjadi pada komputer-komputer jadul.
  12. Pada waktu-waktu tertentu lakukanlah Defragment Harddisk untuk menata ulang urutan file-file agar kinerja komputer lebih ringan. Tetapi jangan terlalu sering..!!
  13. Lakukan Instalasi ulang OS dan Aplikasi apabila dirasa perlu. Instalasi ulang  secara menyeluruh sekali dalam 1 thn rasanya tidak berlebihan untuk penyegaran seluruh system… apalagi kalau kita menginginkan upgrade system. (misal dari XP-SP1 ke XP-SP2 atau XP-SP3)
  14. Lakukan penghapusan atau Remove data atau Aplikasi yang sekiranya tidak efektif  (tidak pernah digunakan)…
  15. Sering-seringlah membersihkan Temporary file, Prefetch file, file-file Chokies dan file-file sampah di Recycle Bin.
  16. Selalu lakukan Backup pada data-data yang dirasa penting… Anda bisa mengcopynya pada CD… hal ini untuk mengantisipasi jika sewaktu-waktu terkena serangan virus atau terjadi kerusakan fatal pada Harddisk
  17. Usahakan listrik Anda tidak drop/mati selama komputer bekerja. Kalau perlu naikkan daya listrik rumah Anda atau lebih baik lagi kalau Anda lengkapi dengan UPS sehingga apabila listrik mati mendadak masih ada waktu untuk menyimpan data dan Shutdown komputer
  18. Jangan terlalu lama membiarkan komputer Anda tidak terpakai (tidak pernah dihidupkan sama sekali dalam waktu lama). Paling tidak minimal setiap hari komputer dihidupkan sekitar 1 s/d 2 jam. Hal ini untuk menghangatkan bagian dalam CPU supaya bebas dari kelembaban udara.
  19. Hindarkan komputer Anda dari goncangan, getaran dan hentakan apalagi saat komputer menyala, hal ini sangat berbahaya karena dapat menyebabkan kerusakan fatal pada Harddisk
  20. Jangan segan-segan memanggil teknisi komputer untuk melakukan perawatan pada komputer Anda, apabila Anda merasa tidak mampu melakukannya.
Langkah-langkah Cara Merawat Komputer atau Tips Perawatan Komputer  atau PC di atas dapat dilakukan secara berkala sesuai kondisi komputer dan lingkungannya. Biasanya komputer yang segera memerlukan perawatan memiliki gejala-gejala seperti akses yang mulai melambat, sering macet/hang, sering scaning Drive C setiap saat komputer dihidupkan, blue screen memory, bobolnya Antivirus, Aplikasi yang sering error atau tidak berjalan sesuai fungsinya, dan hal-hal lain yang mengakibatkan pengguna mulai merasa tidak nyaman dengan kinerja komputernya.
1. Langkah-langkah membersihkan File Prefetch :
Masuk Explorer – Masuk C:/Windows/Prefetch – Select All (Ctrl-A) – Dell
2. Langkah-langkah membersihkan File Temporary :
Masuk Explorer – Masuk C:/Windows/Temp – Select All (Ctrl-A) – Dell
Setelah kedua langkah di atas jangan lupa bersihkan file2 sampah di Recycle Bin dengan cara Klik kanan Recycle Bin – Klik Empty Recycle Bin – Klik Yes
3. Sedangkan untuk membersihkan file-file Chokies Anda dapat menggunakan Software CCleaner
... ://blog.ub.ac.id/sigitbudiprasetyo/files/2012/03/gambar-komputer.jpg    
Sumber nya www.antarsumber.com
 
Sejumlah siswa SMKN 2 sedang melakukan perakitan komputer 
Sumber nya www.antarsumber.com

Cara-cara siswa SMPN 16 menghadapi UN

 Mengahadapi Ujian Nasional (UN)

Untuk mempersiapkan diri menghadapi UN, belajar perlu di tingkatkan, karena bayak sekali bab-bab yang harus di hafalkan dan di ingat.


 ... saat menghadapi UN. Tips berikut akan membantumu dalam menghadapi UN

 Berikut ini cara-cara siswa SMPN 16 menghadapi UN yaitu :

1. Memperbanyak baca dan memahami isinya
2. Membuat rangkuman
3. Memperbanyak latihan soal di buku-buku ujian yang kamu punya
4. Bertanya kepada guru, jika kita tidak memahaminya
5. Jangan mengandalkan bocoran UN

itulah cara-cara siswa SMPN 16 untuk menghadapi Ujian Nasional (UN)

         
Sumber nya faktajujur.blogspot.com

Setiap soal dibahas secara detail, disertai teori pendukung, plus tip dan trik mengerjakansoal dengan cepat dan tepat. Selain itu, disertai juga dengan prediksi soal ujian nasional yang diberikan berdasarkan hasil analisis data soal-soal yang muncul sebelumnya. 

Mempelajari buku ini, akan menambah keyakinan Anda untuk mendapatkan nilai yang memuaskan, lebih dari sekadar lulus. 
                                                                                                                  
Selamat belajar dan semoga sukses!

Lingkungan Hidup

Artikel Lingkungan Hidup dalam Definisi

Menurut pakar lingkungan dr. R. Budi Haryanto, SKM. M.Kes, MSc dari Universitas Indonesia menuturkan bahwa bersih adalah syarat utama supaya air layak dikonsumsi. Bersih disini dalam arti bebas dari pencemaran fisik, kimia, radioaktif dan biologis. Namun sayangnya sebagian besar air, khususnya di jakarta, tidak memenuhi syarat utama tersebut. Krisis air bersih memaksa kita untuk membeli air kemasan atau mengisi ulang di depot isi ulang terdekat. Dalam Artikel Lingkungan Hidup, Belakangan BPOM menyatakan beberapa air minum kemasan tidak lagi aman dikonsumsi. hal yang sama nerlaku juga untuk air minum isi ulang. Berdasarkan penelitian mahasiswa FKUI tahun 2009 di daerah Cimanggis, Jawa Barat ditenggarai air depot isi ulang mengandung bakteri E. Coli. Berdasarkan baku mutu dari Departemen Kesehatan, disampaikan Budi, air dikatakan aman jika tidak mengandung bakteri. “Ambang batasnya nol,’ tegasnya.
Menurut laporan Indonesia Finance Today – 3 Juni 2013 – kondisi air baku di DKI Jakarta dari segi kualitas ataupun kuantitas berada pada kondisi yang memprihatinkan. Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum, Mohammad Hassan, mengatakan bahwa parahnya kondisi air di Jakarta disebabkan saat musim kemarau khususnya alur sungai Jakarta berwarna hitam dan sangat kotor sedangkan musim hujan banjirnya luar biasa.
Dalam Artikel Lingkungan Hidup ini, Air yang berasa, tidak jernih, berwarna dan berbau biasanya tanda air yang mengalami pencemaran secara kimiawi, seperti Kadmium, Arsen, Boron, Barium, Selenium, Nikel, Timbal, dan lain-lain namun tidak mendapat pencemaran bakteri, seperti: Enteroinvasive Escheria Coli, Enteropathogenic Escheria Coli, Enterotoxigenic Escheria Coli, Bakteri Typhus, Parathypus, Salmonella dan Bakteri Disentri. Air yang mengalami pencemaran bakteri hampir tidak terlihat tanda-tanda pencemarannya. Jika dikonsumsi akan menyebabkan gangguan, seperti sakit perut, demam, keracunan, hingga berbagai penyakit kronis berbahaya.Dari Berbagai definisi tentang lingkungan Hodip diatas, maka kita dapat mengambil sari atau kesimpulannya sebagai berikut: Lingkungan hidup adalah jumlah semua benda hidup dan mati serta seluruh kondisi yang ada di dalam lingkungan adalah jumlah semua benda hidup dan mati serta seluruh kondisi yang ada di dalam ruang yang kita tempati.   

       Sumber nya satellitejomblo.blogspot.com  
  





Hari Lingkungan Hidup Sedunia  Sumber nya www.djemari.org
     
Artikel Lingkungan Hidup

Sumber nya www.antarsumber.com

Artikel Lingkungan Hidup
Berdasarkan pengalaman dr. Budi, diare akibat E. Coli adalah penyakit terbanyak yang diakibatkan konsumsi air tidak bersih. Bahkan menurutnya,  diare disebut sebagai penyebab kematian balita dan balita yang minum air tercemar akan memiliki resiko lebih tinggi. “Bayi yang mengkonsumsi air isi ulang beresiko 3 kali terkena diare lebih besar daripada bayi yang tidak mengkonsumsinya. Hal ini karena biasanya air tersebut langsung diminum,” katanya. Oleh karena itu dalam Artikel Lingkungan Hidup ini, ia menegaskan supaya memasak kembali air sebelum diminum atau melewatkannya melalui dispenser untuk mengurangi kontaminasi bakteri. “Bahkan jika dilihat dari resiko terkena diare, air minum rebusan jelas lebih terjamin dan bebas kuman.”


 Artikel Lingkungan Hidup
Sumber nya www.antarsumber.com

Artikel Lingkungan Hidup
Artikel Lingkungan Hidup ini menggambarkan bahwa Fenomena depot air isi ulang dan beberapa merk air kemasan yang tidak lagi aman mengindikasikan pentingnya pengolahan air yang higienis dan efektif. Sudah banyak jenis teknologi pengolahan air yang memiliki fungsi menjernihkan dan memurnikan air supaya layak diminum, salah satunya ultraviolet yang bisa menyaring bakteri atau senyawa kimia dalam air. Masingt-masing jenis pengolahan air mempunya kelebihan dan keunggulan tersendiri. “Karena sumber air di Jakarta kualitasnya tidak sama, sulit untuk menyebutkan yang mana yang paling ideal. Tapi semakin canggih teknologi yang dimiliki depot tersebut akan sangat mempengaruhi kualitas air baku yang diolah,” papar dr. Budi. Di luar segi teknologi, petugas operasional juga sangat berperan dalam menentukan kualitas air olahan. “Semakin terampil dan menguasai teknologi pengolahan, maka hasil olahan juga akan semakin terjamin.” tegasnya lagi. Namun apakah semua petugas operasional tersebut berpengalaman? Karena teknologi sebaik apapun akan tidak berguna jika yang mengoperasikan adalah yang kurang ahli.
Jika Anda termasuk pelanggan air minum kemasan atau isi ulang, telitilah sebelum membeli. Dalam Artikel Lingkungan Hidup ini, berikut tips aman mengkonsumsi air minum kemasa.
  1. Pilih yang layak minum. Dari tampilan dan segi nfisik, air minum yang baik tidak boleh memiliki bau, rasa, dan warna
  2. Pastikan kemasan air tidak mudah terkoyak dan dalam kondisi baik dan kuat
  3. Pilih air kemasan yang sudah memiliki ijin depkes/POM
  4. Rebus ulang atau lewatkan air melalui dispenser/water purifier untuk mengurangi kontaminsi bakteri.                                                                                                                                                                                            Permasalahan Lingkungan Hidup
    Ada banyak permasalahan dari lingkungan hidup, antara lain:

    • Polusi Udara: Pencemaran lingkungan Hidup akibat polusi ini merupakan acaman serius bagi keberlangsungan kelestarian lingkungan hidup. penggunaan bahan kimia sebagai salah satu bahan untuk aktifitas kehidupan menimbulkan dampak yang berbahaya bagi keberlangssungan Lingkungan hidup. kimia berbahaya ditemukan di semua generasi baru dan diperkirakan satu dari empat orang di dunia terpapar polusi udara yang tak sehat.
    • Kekurangan bahan Pangan: Akibat dari meluasnya perilaku industrialisasi dibernagai belahan bumi, menimbulkan dampak penyempitan akan lahan budidaya bahan pangan pokok manusia, yang pada akhirnya menimbulkan krisis bahan pangan. Sehingga diprediksikan 1 dari 6 orang di dunia menderita kelaparan dan gizi buruk
    • Kekurangan Sumber Daya Air. Air merupakan salah satu bahan yang terpenting bagi keberlangsungan hidup manusia. Na pada tahun 2025 nanit, dirediksikan akan ada krisis air yang parah di beberapa belahan bumi ini.
    • Sumber Daya Eergi Hampir Habis: Sumber daya energi semisal minyak bumi atau BBM serta gas bumi telah mulai berkurang, ini diakibatkan karena pemakaian minyak dan gas bumi yang berlebihan. dan pada tahun ini mula dirasakan dampak dari merosotnya produksi minyak da gas bumi.
    • Perubahan Iklim: Tantangan terbesar adalah perubahan iklim, yang menyebabkan meningkatnya gempa bumi, tsunami, gunung meletus, badai, banjir, kekeringan dan hilangnya spesies.

    Solusi Lingkungan Hidup
    Dari berbagai lingkungan hidup, seperti polusi udara, kekurangan bahan pangan, krisis air bersih, berkurangnya sumber daya energi dan perubahan iklim, maka kita dapat mencoba mengatasinya dengan langkah – langkah sebagai berikut.                                                                                                  Penghijauan Massal
    Penghijauan adalah reboisasi hutan, pembuatan hutan kota, dan penanaman pohon dilingkungan sekitar, program penghijauan sendiri sudah mulai digalakkan oelh pemerintah, misalkan program penanaman sejuta pohon dll, namun keberhasilan program penghijaua ini akan sukses jika didukug oleh seluruh lapisan masyarakat. Adapun dari kegiata peghiajauan ini dapat mengatasi dampak atau masalah tetang polusi udara, krisis air bersih dan perubahan iklim.
        Produksi bahan Pangan Massal
    Produksi bahan pangan secara massal berguna untuk mengatasi akan ancaman kekurangan bahan pangan bagi ummat manusia. Sebenarnya produksi massal bahan pangan ini sudah lama diusahakan, yakni dengan adanya Revolusi Hijau. Indonesia sendiri sudah menerapkan revolusi hijau ini dengan cara peningkatakan kulitas prosuksi beras dengan pemilihan bibit unggul dengan tujuan peningkatan produksi beras.